Wednesday, 19 August 2009

Resensi Buku Baru | Cinta Dalam Belanga


Judul Buku : Cinta Dalam Belanga
Penulis : Ambhita Dhyaningrum
Penerbit : Kakilangit Kencana
Tebal : 271 Halaman
Terbit : Juni 2009

Kumpulan Kisah Cinta yang Pedih

CINTA lebih sering menawarkan kesenangan, romatisme, dan membuat siapa pun yang terjerat mabuk kepayang. Padahal cinta pun memiliki sisi gelap yang selalu mengikuti setiap saat. Ada kesedihan, kepedihan, sampai sebuah akhir yang tragis.

Jadi siapa pun yang berani mengarungi cinta untuk mendapatkan kebahagiaan, juga harus bersedia menerima pedihnya cinta. Karena kepedihan sering bersembunyi di dalam keceriaan, ada sembilu dalam senyuman, dan ada tragedi dalam romantisme.

Begitulah gambaran tentang cinta yang terangkum dalam Antologi Cerpen Cinta Dalam Belanga karya Ambhita Dhyaningrum yang diterbitkan Kakilangit Kencana. Dalam buku setebal 271 halaman yang berisi sekitar 23 cerita pendek, digambarkan sisi lain tentang cinta yang tragis.

Ada seorang buruh yang cantik, lugu, dan cerdas sehingga mampu menarik hati setiap lelaki. Ternyata senyumnya berbisa dan mampu menghancurkan hati siapa saja yang mendekatinya.

Ada pula perempuan yang merasa mampu mempermainkan hati setiap lelaki hanya untuk mendapatkan kekayaannya. Belakangan dia tersadar kalau dirinya yang selama ini sudah dipermainkan para lelaki yang ingin mencicipi tubuhnya.

Dikisahkan pula sosok lelaki yang begitu kuat fisiknya dan bersikap tegar dalam menghadapi berbagai tantangan. Nyatanya dia seorang lelaki yang rapuh dan tak bisa mengontrol diri karena kehilangan istri tercinta akibat konspirasi.

Tak ketinggalan diceritakan tentang seorang pelukis renta yang tak pernah menikah seumur hidupnya dan dianggap tak menyukai perempuan. Malah memiliki imajinasi liar dalam karya lukisannya, bersanding dengan istri tetangga yang cantik dan sering mengirimkan makanan ke rumahnya.

Alhasil, Antologi Cerpen ini merupakan karya yang mampu mengangkat sisi gelap dari berbagai kisah cinta. Semuanya diceritakan secara apik dan gaya bahasa yang lugas sehingga mampu memacu adrenalin. Apalagi diakhir kisah yang selalu tragis, ditampilkan berbagai ending yang tak lazim dan mendebarkan.

Buku ini akan mengajak Anda mengarungi betapa pedih, perih, dan tragisnya sisi gelap sebuah cinta. Jangan pernah bermain-main dengan cinta, karena bila tak mampu mengendalikannya akan menjadi bumerang bagi siapa pun. (wasis wibowo)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment