Thursday, 31 December 2009

Cash in a Flash | Resensi Buku Baru


Judul Buku : Cash in a Flash Penulis : Robert G Allen & Mark Victor Hansen
Penerbit : Ufuk Publishing House
Tebal : 518 Halaman
Terbit : Desember 2009

Solusi Cepat Mencapai Kekayaan

KETIKA menerima buku Cash in a Flash dari penerbit Ufuk Publishing House yang secara rutin mengirimkan buku-buku terbaiknya ke rumah, saya langsung senyum-senyum sendiri. Betapa tidak, buku karya dua penulis laris, Mark Victor Hansen dan Robert G Allen, dengan tagline Menjadi Kaya Secepat Kilat seakan menyindir.

Wednesday, 30 December 2009

Sirah Muhammad | Resensi Buku Baru


Judul Buku : Sirah Muhammad
Penulis : Syekh Shafiyur Rahman Al-Mubarakfury
Penerbit : Abdika Press
Tebal : 720 Halaman
Terbit : Desember 2009

Jejak Perjalanan Dakwah Rasulullah SAW

MENARIK mengikuti sejarah kehidupan Rasulullah SAW, selain dikenal sebagai nabi terakhir, beliau dikenal sebagai tokoh paling popular di seluruh dunia. Sejak kelahiran, perjuangannya berdakwah menegakkan Agama Islam, sampai akhir hayatnya, sarat dengan hikmah yang layak dijadikan teladan.

Saturday, 12 December 2009

99 Tempat Liburan di Pulau Jawa dan Madura | Resensi Buku Baru


Judul : 99 Tempat Liburan di Pulau Jawa dan Madura
Penulis : Anandita Ayudya & Anasthasia R Y Sadrach
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 286 Halaman
Terbit : November 2009

Jalan-Jalan Seru di Jawa dan Madura

UNTUK mengisi hari libur, baik saat libur akhir pekan atau sedang cuti kerja, tidak perlu dibuat susah. Meski waktu libur hanya beberapa hari dan isi kantong pas-pasan, masih banyak alternatif tujuan tempat wisata yang bisa dikunjungi. Dan, itu bisa membuat acara jalan-jalan Anda menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk menghilangkan kepenatan kerja.

Friday, 11 December 2009

Curhat Setan | Resensi Buku Baru


Judul : Curhat Setan
Penulis : Fahd Djibran
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 172 Halaman
Terbit : November 2009

Curhat Setan, Permenungan yang Liar

SETELAH buku berjudul A Cat in My Eyes : Karena Bertanya Tak Membuatmu Berdosa mendapat sambutan yang positif, Fahd Djibran kembali menghadirkan karya terbarunya Curhat Setan : Karena Berdosa Membuatmu Selalu Bertanya. Dalam buku setebal 172 halaman yang diterbitkan Gagas Media, Fahd Djibran menulis sekitar 30 judul artikel yang mengajak kita untuk mengarungi fenomena sosial, kemanusiaan, dan juga cinta.


Wednesday, 9 December 2009

Ensiklopedia Akidah Islam | Resensi Buku Baru


Judul : Ensiklopedia Akidah IslamPenulis : Tim PrenadaPenerbit : Prenada Media GroupTebal : 727 HalamanTerbit : Oktober 2009 (Cetakan Kedua)

Akidah Islam, Pencerah Kehidupan

AKIDAH bisa diartikan sebagai ikatan perjanjian antara manusia dan Tuhannya. Manusia dengan rela menyembah dan mentaati segala perintah Tuhannya. Bagi Muslim, Akidah Islam berarti merupakan landasan seluruh ajaran Islam tentang keyakinan yang harus dianutnya.

Jangan Berpikir Jadi Pengusaha | Resensi Buku Baru


Judul Buku : Jangan Berpikir Jadi Pengusaha
Penulis : Samurai
Penerbit : Indie Publishing

Tebal : 202 Halaman
Terbit : 2009

Provokasi untuk Berwirausaha

BEGITU membaca judul buku ini “Jangan Berpikir Jadi Pengusaha dan Jangan Pernah Berpikir Jadi Entrepreneur” pasti kita akan tersenyum atau bahkan merasa tersindir. Kebanyakan buku bisnis memberi judul yang dibuat agar mampu merangsang gairah pembaca untuk berwirausaha atau memotivasi untuk berbisnis. Dari judulnya saja buku ini berani tampil berbeda dari buku bisnis lainnya.

Monday, 30 November 2009

I Can (Not) Hear | Resensi Buku Baru


Judul : I Can (Not) Hear
Penulis : Feby Indirani & San C Wirakusuma
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 352 Halaman
Terbit : Oktober 2009

Perjuangan untuk Mendengar

MELIHAT penampilan Gwendolyne membawakan serangkaian puisi secara lancar, riang, dan penuh ekspresi, tampak dia anak perempuan yang cerdas dan menyenangkan. Puisi berbahasa Inggris dia ucapkan secara lancar dengan aksen yang sempurna, hanya suara denging sound system yang sesekali menginterupsi konsentrasinya.

Friday, 20 November 2009

Resensi Buku Baru | Dahsyatnya Shalat Subuh


Judul : Dahsyatnya Shalat SubuhPenulis : Yusni GhazaliPenerbit : Abdika PressTebal : 142 HalamanTerbit : Oktober 2009

Manfaat dan Keutamaan Shalat Subuh

SHALAT Subuh memiliki manfaat dan keutamaan yang luar biasa bagi siapa saja yang melaksanakannya secara rutin setiap hari. Meskipun hanya dua rakaat, Shalat Subuh menyimpan banyak rahasia-rahasia yang dahsyat, baik dari segi rohani, kesehatan, dan kesuksesan hidup. Dalam Hadist Riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda “Dua rakaat Shalat Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.”

Thursday, 19 November 2009

Resensi Buku Baru | Cold Hearted


Judul : Cold HeartedPenulis : Beverly BartonPenerbit : Dastan Books
Tebal : 444 Halaman
Terbit : Agustus 2009

Misteri Perempuan yang Terluka

HUJAN rintik-rintik menambah muram suasana pemakaman seorang Senator terkenal bernama Daniel Price. Payung-payung hitam tanpa komando langsung mengembang ketika hujan semakin deras. Para pelayat dan keluarga dekat sang senator mencoba bertahan dalam upacara pemakaman itu, sampai peti jenazah masuk ke liang lahat.

Wednesday, 18 November 2009

Resensi Buku Baru | The Devil Who Tamed Her


Judul : The Devil Who Tamed Her
Penulis : Johanna Lindsey
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 536 Halaman
Terbit : November 2009

Terjebak Pertaruhan Cinta

KECANTIKAN Ophelia Reid sudah begitu terkenal di tengah masyarakat London dan banyak memikat pria-pria muda untuk menjadikannya pendamping. Namun, Lady Ophelia memiliki reputasi negatif yang tersohor. Dia dikenal sebagai perempuan yang egois, gemar menyebar gosip, dan sanggup menebarkan fitnah.

Resensi Buku Baru | Jerome Become A Genius


Judul : Jerome Become A Genius
Penulis : Eran Katz
Penerbit : Ufuk Publishing House
Tebal : 442 Halaman
Terbit : Oktober 2009

Rahasia Kecerdasan Yahudi

STEREOTIP yang mengatakan bahwa orang Yahudi memiliki otak cerdas begitu lekat sampai sekarang. Baik yang berkonotasi negatif dengan mengasosiasikan mereka sebagai orang yang licik, penipu, dan menakutkan. Maupun yang berkonotasi positif, dalam arti mereka memiliki otak yang brilian.

Monday, 16 November 2009

Resensi Buku Baru | Galaksi Kinanthi


Judul Buku : Galaksi Kinanthi
Penulis : Tasaro GK
Penerbit : Salamadani
Tebal : 432 Halaman
Terbit : 2009


Menakar Cinta, Menembus Cita

TASARO GK dengan suara yang datar mengatakan, novel karyanya sampai November 2009 ini sudah dicetak sebanyak tiga kali. Ketika berkunjung ke kantor redaksi Seputar Indonesia (SI) di suatu sore dia pun langsung menyodorkan novel kebanggaannya, Galaksi Kinanthi. Bukunya cukup tebal berisi sekitar 432 halaman dan sampul depan bergambar sesosok perempuan di atas kapal menatap purnama dengan latar belakang patung liberty dan gedung-gedung bertingkat.

Sunday, 11 October 2009

Resensi Buku Baru | Suka Duka Fatmawati Sukarno


Judul: Suka Duka Fatmawati Sukarno
Penulis: Kadjat Adra’i
Penerbit: Yayasan Bung Karno
Tebal: 312 Halaman
Terbit: 2008

Jejak-Jejak Fatmawati Sukarno

PUNCAK dari keluhuran ilmu pengetahuan adalah terwujudnya sikap toleransi. Bukan ditandai dengan lahirnya sebuah pemikiran brilian atau mahakarya yang sempurna. Karena dalam sikap toleransi, bukan sekadar terkandung kesediaan menerima perbedaan dengan lapang, juga melahirkan ketulusan untuk mengulurkan maaf atas kesalahan yang timbul akibat perbedaan.

Thursday, 8 October 2009

Resensi Buku Baru | The Jack Welch Secret


Judul : The Jack Welch Secrets
Penulis : Stuart Crainer
Penerbit : Daras Books
Tebal : 208 Halaman
Terbit : September 2009

Sepuluh Rahasia Sukses “Neutron” Jack

AGAR sebuah perusahaan bereputasi besar dan struktur organisasi yang kompleks tetap dinamis, tak sekadar diperlukan sebuah perubahan tapi diperlukan lompatan besar yang revolusioner. Biasanya perusahaan yang telah memiliki nama besar dengan “postur” yang “tambun” cenderung bersikap moderat dan memilih menikmati reputasi yang telah dibangun.

Wednesday, 30 September 2009

Resensi Buku Baru | Secret of Positive Thinking


Judul : Secret of Positive Thinking
Penulis : Albert Kurniawan
Penerbit : Abdika Press
Tebal : 156 Halaman
Terbit : September 2009

Rahasia dan Keajaiban Berpikir Positif

OPTIMISME adalah iman menuju ke arah keberhasilan. Adagium ini tampaknya begitu pas untuk membangkitkan semangat menjalani kehidupan dan menghadapi berbagai permasalahannya. Sebab, dalam optimisme terkandung perpaduan antara pikiran positif dan keyakinan yang besar untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Berpikir positif menjadi salah satu bagian penting untuk menentukan keberhasilan dalam kehidupan. Baik itu dalam membina hubungan dengan sesama manusia, meraih prestasi, maupun mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Karena itu, berpikir positif seharusnya menjadi gaya hidup semua orang bila ingin sukses.

Menjadikan berpikir positif sebagai gaya hidup, tentunya bukan hal yang aneh dan sulit. Karena semua orang dibekali kemampuan yang sama untuk mengembangkan kemampuan berpikir positif. Apalagi, kemampuan berpikir positif bisa dilatih secara perlahan dan mudah, sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

Dalam buku Secret of Positive Thinking karya Albert Kurniawan dihamparkan secara detail cara mengembangkan kemampuan berpikir positif melalui cara yang sederhana. Buku setebal 156 halaman yang diterbitkan Abdika Press (salah satu lini penerbitan Grafindo Khazanah Ilmu) membedah rahasia kekuatan berpikir positif untuk mencapai kesuksesan dalam karier dan membina rumah tangga.

Buku yang berisi sepuluh bagian ini tersusun secara terstruktur sehingga memudahkan memahami tentang berpikir positif, cara mengembangkan kemampuan berpikir positif, dan manfaat besar yang diperoleh dari berpikir positif. Dengan tata bahasa yang mengalir dan popular penulis mampu menjelaskan berbagai hal yang teknis menjadi gamblang dan mudah dipahami.

Ditambah adanya tabel, gambar, grafik, dan kuisioner sederhana, semakin mempermudah mengetahui sejauh mana potensi dalam diri kita dalam mengembangkan kemampuan berpikir positif. Tak ketinggalan disisipi kutipan kata-kata pembangkit semangat yang mampu melecut kita untuk tidak pernah menyerah melihat berbagai hal dari sisi positif.

Buku ini menyadarkan, betapa selama ini kita selalu terkungkung dengan pikiran yang sempit dan cenderung melemahkan diri sendiri. Karena kita kerap selalu mempercayai mitos-mitos yang salah dalam hidup, sehingga menutupi pikiran positif.

Di antaranya, anggapan bahwa kecerdasan bersikap tetap dan tak bisa dikembangkan. Dan, mengukur prestasi berdasarkan pada hal-hal yang tampak oleh kasat mata. Padahal, bila kita mau terus berusaha dan belajar secara konsisten dalam berbagai hal, maka kecerdasan bisa dikembangkan terus. Begitu juga dengan tolok ukur prestasi, bila kita melihatnya berdasarkan hal yang terlihat secara tak langsung kita telah membatasi kemampuan diri kita yang belum tergali.

Seperti kata pepatah yang mengatakan, “jangan pernah puas dengan kemampuan yang Anda miliki sekarang. Galilah terus karena sebenarnya kita baru melihat beberapa sisi dari dunia ini.” (wasis wibowo)

Tuesday, 29 September 2009

Resensi Buku Baru | Serba Gratis di Internet


Judul : Serba Gratis di Internet
Penulis : Andrea CT
Penerbit : Daras Books
Tebal : 111 Halaman
Terbit : Agustus 2009

Panduan Mencari yang Gratisan di Internet

INTERCONNECTED Networking atau yang lebih dikenal dengan Internet sudah begitu popular bagi semua orang. Internet yang secara harfiah berarti rangkaian komputer yang terhubung dalam beberapa jaringan pun telah menjadi budaya. Sehingga internet mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia.

Internet pun menjadi lambang kebebasan dan demokrasi dalam berkomunikasi, sekaligus sarana penyebar (decentralization)/pengetahuan(knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Berbagai informasi tersedia dan bisa dimanfaatkan siapa saja yang membutuhkan secara mudah, bahkan diperoleh secara gratis.

Dalam buku Serba Gratis di Internet karya Andrea CT disajikan berbagai cara untuk mendapatkan banyak hal dari internet secara gratis. Buku setebal 111 halaman yang diterbitkan Daras Books ini menyajikan panduan secara mudah, step by step, dan singkat, untuk berbagai memperoleh berbagai hal tanpa harus mengeluarkan sepeser uang.

Buku ini memberikan cara mengunduh (download) game, MP3, video, e-book, foto atau gambar, artikel, dan software, secara gratis. Bahkan disajikan panduan mendapatkan domain dan hosting, menonton pertandingan sepak bola Liga Inggris, dan teknik menyedot file dengan P2P, tentunya secara gratis.

Hanya dengan menyediakan sedikit waktu, buku ini akan memandu Anda memperoleh berbagai hal bermanfaat di internet. Apalagi disediakan CD panduannya untuk mempermudah mempraktikkan. Selamat mencoba. (wasis wibowo)

Resensi Buku Baru | Cawandatu di Timur Matahari


Judul : Cawandatu di Timur Matahari
Penulis : N Syamsuddin CH Haesy
Penerbit : Salamadani
Tebal : 155 Halaman
Terbit : Agustus 2009

Kearifan Mengolah Sumber Daya Alam

INDONESIA dikenal memiliki sumber daya alam yang begitu kaya dan beraneka ragam. Semua kekayaan alam itu terhampar di atas permukaan bumi dan terkandung di dalam perut bumi. Seperti sumber hutan berlimpah, air bersih, dan potensi bahan mineral.

Semua itu sebenarnya menjadi jaminan bahwa Indonesia bisa menjadi negeri gemah ripah loh jinawi. Rakyatnya pun seharusnya bisa hidup makmur dan bahagia dengan karunia yang tak terkira itu. Namun, kenyataanya di luar perkiraan itu semua.

Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam, masih dalam kategori negara yang berkembang. Kalah dengan beberapa negara kecil dan miskin sumber daya alam, yang ternyata sudah menjadi negara maju.

Rakyatnya yang besar bukan menjadi potensi untuk mengelola sumber daya yang berlimpah. Sebaliknya, masih banyak yang hidup dalam garis kemiskinan dan ironisnya mereka berada di sekitar sumber daya alam itu. Baru segelintir saja yang merasakan ‘kelezatan’ sumber daya alam itu.

Tentu ini sebuah masalah dan pasti ada yang salah dalam mengelola sumber daya alam tersebut. Salah satunya adalah dalam mengelola kekayaan alam, ternyata kita masih sering melakukannya dengan cara yang kurang tepat. Semua dilakukan terfokus untuk menguras sebesar-besarnya potensi kekayaan alam, tanpa memperhatikan efek sampingnya.

Dalam buku Cawandatu di Timur Matahari karya N Syamsuddin CH Haesy dibedah betapa besarnya kekayaan alam yang terkandung di atas dan pemukaan bumi Indonesia . Buku setebal 155 halaman yang diterbirkan Penerbit Salamadani ini juga menyinggung betapa sembrononya kita dalam mengelola sumber daya alam yang berharga itu.

Misalnya sumber batubara yang dimiliki Indonesia diperkirakan masih ada sekitar 50 miliar ton dan yang baru digunakan tak lebih dari 5 miliar ton. Jumlah itu bisa dijadikan cadangan bahan bakar untuk menjadi sumber listrik. Ironisnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum bisa menikmati aliran listrik.

Padahal konsumsi listrik Indonesia tak lebih dari 101 miliar KWH atau jauh di bawah Amerika Serikat yang mencapai 3,6 triliun KWH. Ini sungguh ironis karena Indonesia masih menyimpan potensi kekayaan alam yang belum digunakan secara baik.

Itu belum seberapa, pengelolaan yang serampangan terjadi dalam memanaje potensi air. Kebutuhan standar air setiap orang di Indonesia mencapai 60 liter/orang/hari, namun baru terpenuhi 10 liter/orang/hari. Anehnya, pencemaran terhadap air dibiarkan dan hutan sebaggai sumber penyedia air bersih jumlahnya semakin tergerus.

Buku ini penulis memberikan pandangan agar kita lebih arif mengelola sumber daya alam yang dimiliki. Penulis mengambil contoh pengelolaan sumber daya alam nikel di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan oleh INCO. Dengan pengelolaan yang arif, potensi nikel diekspolarasi secara maksimal dan meminimalisir kerusakan alam. (wasis wibowo)

Saturday, 19 September 2009

Resensi Buku Baru | Api Sejarah


Judul : Api Sejarah
Penulis : Ahmad Mansur Suryanegara
Penerbit : Salamadani
Tebal : 584 Halaman
Terbit : Juli

Mengungkap Fakta-Fakta Sejarah yang Terlupakan

MENELUSURI jejak sejarah, baik sejarah bangsa Indonesia dan dunia, jarang sekali terjadi atau ditemukan sesuatu yang mengejutkan. Semua seakan sudah ditulis begitu sempurna, lengkap, dan objektif sehingga tidak ada ruang untuk sekadar interupsi. Apalagi jarang terdapat buku-buku atau bahan pembanding untuk menguji sejarah yang telah dicatatkan dan dituturkan bertahun-tahun lamanya.

Alhasil, seperti kata Bung Karno dalam surat dari Endeh yang dimuat dalam bukunya Di Bawah Bendera Revolusi Djilid I, selama ini kita “hanya mampu membaca abunya sejarah, tapi tidak dapat menangkap apinya sejarah.” Kita mungkin tahu dan hapal hari kemerdekaan, kebangkitan nasional, nama-nama para pahlawan. Namun, jarang mampu memahami makna dan fakta yang menggelora dalam sebuah peristiwa sejarah serta tokoh-tokoh di dalamnya.

Jadi tak usah heran dalam peringatan peristiwa sejarah penting lebih terasa hanya menjadi ajang seremonial dan agenda tahunan. Para pahlawan yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raga, hanya dihafal nama-namanya. Sejarah lebih sering dianggap sebagai kisah masa lalu, daripada sebuah perjalanan yang berkesinambungan untuk meraih kejayaan di masa depan.

Karena itu, perlu pemahaman untuk bisa lebih memaknai secara mendalam sebuah semangat dan cita-cita luhur di balik sejarah sebuah bangsa. Untuk itu, dimungkinkan pula adanya koreksi, untuk tetap menjaga makna cita-cita luhur di dalamnya sehingga sejarah bisa dijadikan perjalanan yang berkesinambungan sebuah bangsa untuk meraih kejayaan di masa depan.

Itu pula semangat yang ingin disampaikan dalam Buku Api Sejarah karya Ahmad Mansur Suryanegara yang diterbitkan Salamadani. Buku setebal 584 halaman ini bukan buku sejarah biasa karena menampilkan fakta-fakta menyengat yang jarang terungkap dalam buku sejarah kebanyakan.

Buku ini memang mengupasnya dari sudut pandang bagaimana pengaruh Islam dan ulama dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Namun, akan terlalu berlebihan jika menuding buku ini hanya menonjolkan peran satu golongan. Sebab, buku ini mengajak kita untuk bersedia mengoreksi dan meletakkan fakta-fakta yang belum terungkap secara proporsional.

Dari hal yang paling sederhana, misalnya tentang kapan masuknya Agama Islam ke Indonesia. Menurut Prof Dr Buya Hamka dan KRH Abdullah bin Nuh, Islam sebenarnya sudah masuk nusantara pada abad ke-7. Bukan abad ke-13 dan setelah runtuhnya kerajaan-kerjaan Hindu dan Buddha seperti banyak ditulis dalam buku sejarah.

Sebab, pada abad ke-7 berdasarkan Berita China Dinasti Tang sudah ada masyarakat di pesisir barat Sumatera yang beragama Islam dan ditemukannya nisan ulama Syaikh Mukaiddin di Baros, Tapanuli. Dan, keruntuhan kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha bukan akibat dominasi kerajaan Islam, misalnya Kerajaan Majapahit hancur setelah diserang Raja Girindrawardhana dari Kediri bukan oleh Kerajaan Demak.

Fakta-fakta yang lebih menyengat dan dilupakan tentang sejarah perjuangan organisasi Islam dalam sejarah kebangkitan sampai kemerdekaan, juga diungkap secara gamblang. Istilah nasionalisme dan Indonesia merdeka sebenarnya pertama kali diperkenalkan oleh Central Sjarikat Islam (CSI) pada kongres nasional pertama di Bandung pada 1916.

Lalu, mengapa Hari Lahir Boedi Oetomo ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Padahal menurut MR AK Pringgodigdo dalam buku Sedjarah Pergerakan Rakjat Indonesia, Boedi Oetomo dalam Kongres di Surakarta pada 1928 menolak cita-cita persatuan.

Buku ini layak diapresiasi sekaligus diuji fakta-fakta yang disajikan. Tentunya bukan mencari siapa yang benar dan salah. Lebih penting adalah meletakan fakta-fakta sejarah secara proporsional agar api semangat dan cita-cita luhur para pahlawan terus dilanjutkan untuk kejayaan Indonesia. (wasis wibowo)

Wednesday, 16 September 2009

Resensi Buku Baru | A Crazy Global Entrepreneur


Judul : A Crazy Global Entrepreneur
Penulis : Richard Branson
Penerbit : Ufuk Publishing House
Tebal : 508 Halaman
Terbit : Agustus 2009

Ide ‘Gila’ Bisnis Richard Branson

BEGITU menyebut nama Richard Branson, pikiran kita pasti akan tertuju pada sosok seorang pria yang berpenampilan santai bahkan cenderung urakan. Dia terlihat nyaman hanya menggenakan kemeja lengan panjang dan celana panjang jeans. Bahkan tak merasa risih meski dua kancing atas kemeja dibiarkan terbuka dan membiarkan bagian bawah kemeja terjuntai keluar.

Agar lebih elegan dia paling hanya menambahkan dengan menggenakan jas dan celana panjang kantun dengan warna senada. Alih-alih mengenakan dasi, dia tetap membiarkan dua kancing atas kemejanya terbuka. Agar tampak rapi dan sopan, paling dia hanya memasukkan bagian bawah kemejanya ke dalam celana.

Rambutnya yang pirang dibiarkan tumbuh panjang sampai di bawah telinga. Tanpa model potongan yang trendi dan olesan minyak yang membuat rambut klimis, riap-riap rambutnya yang tergerai lebih pas mengiringi tingkah polahnya yang tak bisa diam. Penampilannya yang bebas bahkan cenderung urakan itu, seakan mencerminkan jiwa dan idenya yang ‘gila’ dalam mengarungi dunia bisnis global.

“Menjalankan bisnis dengan menggenakan pakaian tidur pun, tak akan membuat kapasitasku berkurang. Begitu juga ketika aku menggenakan setelan resmi, kapasitasku tak akan seketika bertambah,” ujarnya enteng.

Begitulah filosofi Richard Branson dalam berbisnis. Menjalankan bisnis tidak harus selalu mengikuti pakem yang kaku seperti teori dalam buku-buku ekonomi. Bisnis adalah dunia petualangan dan yang dibutuhkan adalah jiwa-jiwa yang bebas.

Meski bisnis yang dilakukan terikat dalam sistem yang kompleks dan menggunakan mesin-mesin yang kaku, bukan berarti mengubah jiwa manusia menjadi seperti robot. “Bisnis adalah bagaimana memanusiakan mesin-mesin dan sistem yang kita gunakan,” katanya.

Mungkin Anda yang selama ini mengangungkan teori yang saklek, memuja sistem yang kompleks, dan tergila-gila dengan kinerja mesin-mesin yang tak kenal lelah dalam bisnis, filosofi Richard Branson pasti akan dianggap omong kosong. Namun, Richard Branson telah membuktikannya selama bertahun-tahun dan sukses menjalankan bisnisnya di bawah bendera Virgin Group.

Ketika memulai bisnis berusia 16 tahun dia hanya memiliki sebuah Majalah bernama Student, kini dia mempunyai ratusan perusahaan di tujuh sektor berbeda senilai USD7 miliar. Richard Branson pun menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan harta senilai USD2,4 triliun dan dianugerahi gelar Sir dari Kerajaan Inggris.

Bisnis dalam kamus Richard Branson terangkum dalam tiga kata, yaitu manusiawi, sederhana, dan menyejahterakan. Semuanya itu diungkapkan langsung oleh Richard Branson secara detail dalam buku karyanya yang A Crazy Global Entrepreneur. Buku setebal 508 halaman yang diterbitkan Ufuk Publishing House ini selain menyajikan kunci sukses bisnis Virgin Group, juga menampilkan kiat Richard Branson menghadapi kegagalan untuk menjadi titik balik kesuksesan.

Dalam buku ini Richard Branson tak hanya menuangkan ide-idenya yang radikal dalam berbisnis untuk meraih kesuksesan sebesar-besarnya. Namun, dia juga menampilkan sisi paling humanis, bagaimana menghormati dan menyejahterakan manusia yang sering dilupakan para pemuja kapitalisme.

Tiga kata kunci kesuksesan Richard Branson dijabarkan dalam tujuh bagian dalam buku ini. Ketujuh bagian itu adalah Karyawan, Merek Dagang, Teknik Penyampaian, Belajar dari Kesalahan dan Kemunduran, Inovasi, Pengusaha dan Kepemimpinan, serta Tanggung Jawab Sosial.

Bisnis harus sederhana, karena bisnis merupakan kegiatan naluriah yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Makanya, Virgin Group bergerak di berbagai sektor, seperti transportasi, hiburan, keuangan, turisme, media dan telekomunikasi, kesehatan, serta lingkungan hidup.

Dalam hal ini Richard Branson menolak teori yang menyatakan harus fokus dalam satu bidang dalam menjalankan bisnis. Baginya bisnis dalam satu bidang membatasi kemampuan untuk mengembangkan diri. “Adalah sebuah penghianatan bila bisnis membatasi kemampuan orang untuk berkembang,” tandasnya. (wasis wibowo)

Monday, 14 September 2009

Resensi Buku Baru | Wanita-Wanita yang Mengubah Dunia


Judul : Wanita-Wanita yang Mengubah Dunia
Penulis : Rosalind Horton & Sally Simmons
Penerbit : Esensi
Terbit : April 2009
Tebal : 232 Halaman

Kharisma dan Kekuatan Perempuan

SEBUAH adagium menyebutkan bahwa perempuan adalah kekuatan utama keluarga dan negara. Bila dalam sebuah keluarga ada perempuan yang hebat, maka keluarga itu akan menjadi hebat. Begitu juga di sebuah negara, bila kaum perempuannya baik, maka akan kuat pula kondisi negara tersebut.

Walaupun secara fisik perempuan tidak sekokoh kaum lelaki, bukan berarti kaum hawa adalah makhluk yang lemah. Perempuan mampu menutupi kelemahan fisiknya dengan sejumlah kekuatan yang tak dimiliki kaum adam. Ambil contoh, perasaanya yang halus, penampilannya yang lembut, kecantikan, ketelitian, dan keteguhan hati.

Jadi bukan hal yang aneh bila di bumi ini banyak sekali perempuan-perempuan yang mampu menjadi inspirasi, pelopor, dan pemimpin yang mampu mengubah wajah dunia. Bahkan banyak lelaki yang bertekuk lutut mengakui segala kehebatannya dan menyerahkan kebesarannya kepada perempuan.

Ada Cleopatra, penguasa Mesir terakhir, yang mampu menaklukkan dua Raja Romawi Julius Caesar dan Marcus Antonius, pada 60-30 Sebelum Masehi (SM). Joan d’Arc putri petani miskin Prancis yang memimpin pertempuran melawan pasukan Inggris dan membebaskan negerinya dari penindasan.

Belum lagi sejumlah artis terkenal, mulai dari Marilyn Monroe, Madonna, sampai presenter papan atas Oprah Winfrey. Di bidang akademis ada Marie Curie pemenang Nobel atas penemuan unsur kimia Radium untuk pengobatan sampai penulis ternama Virgia Woolf. Di kancah politik lebih banyak lagi, seperti Eleanor Roosevelt, Eva Veron, sampai Benazir Bhutto.

Dari tanah air, kiprah perempuan selalu menghiasi perjalanan panjang Bangsa Indonesia. Ada Raden Ajeng Kartini yang dikenal sebagai pejuang emansipasi perempuan, Cut Nyak Dien yang menolak menyerah melawan VOC Belanda, Megawati Soekarnoputri yang menjadi Presiden ke-5 RI, sampai Susi Susanti atlet bulutangkis peraih medali emas Olimpiade.

Berbagai kisah hebat para perempuan berkharisma ini dirangkum dalam buku berjudul Wanita-Wanita yang Mengubah Dunia karya Rosalind Horton & Sally Simmons. Buku setebal 232 halaman yang diterbitkan Esensi (kelompok Erlangga) dan bisa diperoleh di Toko Buku Leksika ini, merangkum kisah 50 perempuan hebat di dunia.
Meskipun hanya menampilkan biograf singkat, buku ini memberikan sebuah inspirasi bahwa seorang perempuan mampu memberikan andil besar bagi kehidupan di dunia.

Kehadiran perempuan memberikan nuansa dan aroma berbeda bagi wajah dunia yang selalu hiruk pikuk oleh polah kaum lelaki. Dalam bidang apa pun, pada masa apa pun, dan dari mana pun perempuan berasal, mereka tak bisa dipandang sebelah mata. Melalui kecantikan, kelembutan, kekuatan tekad, dan hatinya, bisa meluluhkan keangkuhan dunia. (wasis wibowo)